Latest Updates

NU No Problem Jokowi-Ahok Pimpin Jakarta


JAKARTA - Pro kontra dua kubu calon gubernur DKI Jakarta makin memanas dengan isu keimanan. Terlebih setelah raja Dangdut Rhoma Irama terjerat perkara dugaan menyebarkan isu bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang menyudutkan salah satu kandidat. 

Di tengah polemik ini Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj melontarkan sebuah gagasan moderat. Menurut dia, faktor utama yang harus dipertimbangkan dalam memilih calon pemimpin adalah faktor keadilan. Musababnya, pemimpin nonmuslim yang adil tentu lebih baik ketimbang pemimpin muslim yang dholim. 

"Yang ngomong itu bukan saya, tapi Ibnu Taimiyah dalam kitabnya. Jadi, NU no problem Jokowi-Ahok memimpin Jakarta. Ini bukan bentuk dukungan, tapi kita juga tidak keberatan pemimpin nonmuslim menang," ujar Kang Said di Kantor PBNU, Kramat, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2012) malam.


Komitmen terhadap multikulturalisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menurut Kang Said, juga harus dikedepankan. Tentu saja dengan sokongan nasionalisme. Pasalnya, Indonesia terdiri dari berbagai suku dan latarbelakang budaya yang beragam. 

Karena itu, dia kembali menekankan, alangkah baiknya seorang pemimpin nonmuslim tapi memiliki rasa keadilan bersama rakyatnya ketimbang pemimpin dzolim yang berasal dari kalangan muslim. 

"Jauh lebih baik jika pemimpinnya adil meskipun nonmuslim agar rakyat yang mayoritas muslim juga akan merasakan keadilan," tegasnya. Sebaliknya, bila pemimpinnya dzolim bisa dipastikan rakyat bakal menderita.

Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang akan bertarung di putaran dua pada 20 September mendatang, yaitu Fauzi Bowo-Nachrawi Ramli dan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama telah sowan ke PBNU beberapa waktu lalu. Namun, kepada kedua pasangan calon, KH Said Aqil menegaskan NU akan tetap netral di Pilkada DKI Jakarta. “Siapa pun boleh datang meminta dukungan ke NU, tapi sikap politik NU tetap netral,” tegasnya.

0 Response to "NU No Problem Jokowi-Ahok Pimpin Jakarta"

Post a Comment